Deskripsi Matakuliah

Secara ringkas, deskripsi masing-masing mata kuliah wajib maupun mata kuliah pilihan adalah sebagai berikut:

  • Teori Politik, SPF 611

Mata kuliah teori politik mencakup teori politik normatif maupun teori politik empiris. Pembelajaran dalam mata kuliah ini tidak sekedar untuk mengetahui proposi-proposisi teoritik yang sudah terkompilasi dalam khasanah ilmu politik melainkan juga penerapannya. Yang target pembelajaran dalam mata kuliah ini adalah meningkatkan kemampuan berteori untuk “membaca” dan mensikapi realita politik.  

  • Governance dan Kebijakan Publik, SPF 612

Bekerjanya proses governance pada dasarnya adalah bekerjanya proses kebijakan publik. Oleh karena itu pengkajian dan penyelenggaraan governance dan pengelolaan kebijakan publik dilakukan secara simultan dalam mata kuliah ini, diperlakukan sebagai interaksi negara-rakyat dalam pengelolaan kepentingan publik. Disamping mengembangkan kecakapan praktis, peserta diharapkan akan memahami dan menyikapi muatan ideologis dibalik wacana governance yang belakangan ini beredar, dan memiliki bekal untuk ambil bagian secara aktif dan konstruktif dalam proses governance dan policy-making yang demokratis  

  • Cakupan & Metodologi Ilmu Politik, SPF 613

Mata kuliah ini dirancang untuk menyegarkan penghayatan tentang pijakan epistemologis dari ilmu politik. Mahasiswa tidak hanya diajak untuk memetakan dan menghayati berbagai pendekatan keilmuan dan model berfikir yang selama ini dikenal dalam ilmu politik, melainkan juga diajak untuk memahami kegunaan berbagai pendekatan dan model berfikir tersebut untuk mengembangkan teori politik atau “membaca” realita politik secara seksama.  

  • Metode Penelitian, SPF 621

Mata kuliah metode penelitian merupakan penjabaran dari mata kuliah cakupan dan metodologi ilmu politik. Berbekal peta yang metodologis yang terbentang diantara positivisme dan anti-positivisme, mata kuliah ini memetakan berbagai disain penelitian yang biasa dipakai dalam penelitian ilmu politik. Di akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan menguasai setidaknya satu jenis disain penelitian, dan memeragakannya dalam penulisan proposal penelitian.  

  • Seminar Penelitian, SPF 631

Untuk memastikan bahwa metode penelitian bisa dipraktekkan dalam kegiatan penelitian yang sesungguhnya, mahasiswa difasilitasi untuk melakukan kontektualisasi teori, metodologi keilmuan dan metode penelitian serta pembahasan issue politik tertentu dalam suatu penelitian. Melalui seminar, mahasiswa diberi kesempatan untuk berbagi pengalaman dan saling memberi masukan untuk meningkatkan kualitas dan ketrampilannya melakukan penelitian.  

  • Kajian Politik Intermediary, SPF 614

Mata kuliah Kajian Politik Indonesia dirancang untuk membekali mahasiswa dengan perangkat analisis untuk mengungkap berbagai bentuk dan praktek interaksi negara dan masyarakat, baik dalam corak yang informal maupun formal. Melalui berbagai perangkat analisis ini mahasiswa juga diajak untuk mencari aktualisasi dan mengembangkan teorisasi dari fenomena perpolitikan yang bermedia (metiated politics).  

  • Kajian Politik Indonesia, SPF 615

Setara dengan mata kuliah Kajian Politik Intermediary dan mata Kuliah Kajian Kekuasaan, Konflik dan Demokrasi, mata kuliah ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan berbagai bentuk kecakapan analisis untuk mengungkap kompleksitas perpolitikan dalam domain negara di Indonesia. Di akhir perkuliahan mahasiswa diharapkan sanggup memperagakan penggunaan berbagai model analisis dalam serangkaian karya tulis.  

  • Kajian Kekuasaan, Konflik dan Demokrasi, SPF 616

Pembekalan dan pendayagunaan berbagai perangkat analisis untuk mengungkap perpolitikan yang berlangsung dalam domain masyarakat disajikan dalam mata kuliah ini. Fokus perhatian dalam mata kuliah ini adalah memetakan problematika dan jalan keluar untuk mengembangkan demokrasi melalui berbagai bentuk konflik kekuasaan.  

  • Politik Keamanan dan Pembangunan, SPF 621PI

Sebagai salah satu issue publik yang sarat dengan muatan politik, issue keamanan manusia (human security) dan pembangunan manusia (human development) akan ditelaah dalam mata kuliah ini. Pengelolaan issue ini jelas bukan monopoli negara, apalagi monopoli lembaga kemiliteran dan kepolisian. Fokus bahasan dalam mata kuliah ini adalah interaksi dan tatanan politik yang memungkinkan dan mengoptimalkan keamanan dan pembangunan. Telaah dimensi politik dari issue keamanan akan mengungkap sejumlah konsep seperti: keamanan pangan, keamanan ekologis, dilema dalam pengelolaan pembangunan berkelanjutan, relevansi pengembangan infrastruktur bagi pengembangan kesatuan bangsa dan sebagainya.  

  • Partai Politik, Pemilu & Legislasi, SPF 622PI

Mata kuliah ini menelaah partai politik dalam “tiga wajahnya” yakni: (a) dalam interaksinya dengan masyarakat, (b) dalam organisisasi kepartaian masing-masing termasuk persaingannya untuk menduduki lembaga perwakilan rakyat, maupun (c) aktivitas dan dinamika legislasi untuk menentukan kebijakan publik.  

  • Perilaku Politik, SPF 623PI

Dalam mata kuliah ini, perilaku politik akan diungkap melalui telaah sosiologis. Aktor yang diamati tidak hanya yang berskala individual melainkan juga berskala kolektif/kelembagaan, baik yang berlangsung dalam domain negara, domain intermediary maupun dalam domain masyarakat. Cakupannya jauh melampaui perbicangan tentang perilaku pemilih (voting behaviour). Di akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan untuk menemukan berbagai pola yang terus berulang (keajegan) maupun perubahan-perubahan yang senantiasa berlangsung.  

  • Sistem dan Institusi Pemerintahan, SPF624PI

Melalui mata kuliah Sistem dan Institusi Pemerintahan, mahasiswa diajak untuk mencermati bekerja ataupun tidak bekerjanya proses pemerintahan sebagai suatu tatanan sistemik yang melibatkan bekerjanya berbagai lembaga. Cakupan pembahasan tidak hanya pada bekerjanya birokrasi pemerintahan melainkan juga institusi non-negara seperti insitusi keagamaan, adat dan institusi ekonomi-politik berskala internasional dan sebagainya. Dari analisis yang dilatihkan dalam perkuliahan ini mahasiswa diharapkan bisa menunjuk berbagai problem kelembagaan yang ada dan menawarkan solusi yang diperlukan.  

  • Politik Identitas dan Multi kulturalisme, SPF 625PI

Pertarungan dan pengelolaan identitas kolektif dalam berbagai lingkup akan ditelaah dalam mata kuliah ini. Berbagai pendekatan untuk itu akan dibahas dalam perkuliahan ini. Pada gilirannya, mahasiswa yang selesai mengikuti mata kuliah ini diharapkan bisa ambil bagian dalam mempraktekkan faham yang dikenal dengan sebutan multikuluralisme dalam peta keragaman yang ada.  

  • Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah, SPF 621PL

Kuliah Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah ini dirancang untuk mendekati sejumlah tujuan antara lain mengekplorasi Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah dalam perspektif komparasi dan sejarah guna mendapatkan pemahaman komprehensif atas konsep, isu, serta memahami akar dan dinamika perkembangan Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah. Mengeksplorasi Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah dalam perkembangan politik kontemporer Indonesia guna mendapatkan pemahaman tentang substansi, dinamika dan arah perkembangan serta mengevaluasi kerangka pengaturan Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah di Indonesia guna mendapatkan pemahaman tentang dinamika hubungan antara Politik Desentralisasi dan Pemerintahan Daerah dengan negara dan pemerintahan nasional (pusat).  

  • Politik Keuangan Daerah, SPF 622PL

Perkuliahan Politik Keuangan Daerah membahas tiga kerangka besar, yaitu desentralisasi fiskal, otonomi fiskal, serta memanfaatkan otonomi secara demokratis dan akuntabel. Kuliah dimulai dengan diskusi tentang peran dan fungsi pemerintah daerah, serta bagaimana fungsi tersebut dijalankan. Diskusi tersebut akan membantu mahasiswa memperoleh gambaran yang komprehensif tentang fungsi dasar pemerintah, terutama fungsi ekonomi yang terkait dengan peran kebijakan fiskal.  

  • Politik Lokal dalam Konteks Global, SPF 623PL

Perkuliahan ini dirancang sebagai studi mengenai proses-proses dan isu-isu di seputar fenomena globalisasi yang melingkupi proses-proses perpolitikan di tingkat lokal. Dengan mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan memahami proses globalisasi sebagai kecenderungan terintegrasinya komunitas dan perpolitikan lokal ke dalam komunitas global dan proses-proses global governance, mengeksplorasi local genuines dalam konteks indonesia serta merancang model-model pembangunan ekonomi lokal yang memanfaatkan dan terintegrasi dengan ekonomi global.  

  • Manajemen Konflik, SPF 624PL

Materi kuliah ini mencakup dua (2) tema pokok, yaitu: (1) Memahami Konflik; termasuk disini adalah pengenalan konsep dasar tentang konflik, kekerasan, dan perdamaian, dan melakukan analisis dan pemetaan konflik, serta penerapannya untuk menganalisis berbagai kasus konflik, terutama dalam kaitannya dengan dinamika konflik di daerah; (2) Penanganan Konflik, termasuk disini pembahasan tentang tiga macam pendekatan dalam penanganan konflik, yaitu pencegahan/kelola konflik, resolusi konflik dan transformasi konflik disertai metode penanganan konflik dari masing-masing pendekatan.  

  • Manajemen Penanggulangan Kemiskinan dan Pengembangan Pelayanan Publik, SPF 625PL

Kuliah ini dirancang untuk memberikan pemahaman pada mahasiswa mengenai (1) kemiskinan dan pelayanan publik sebagai salah satu indikator atau proxy indicator untuk mengukur kemiskinan dan pelayanan publik sebagai isu sentral yang dihadapi negara dunia ketiga, khususnya Indonesia (sekaligus menjadi isu sentral di seluruh daerah di Indonesia); (2) konsep mengenai kemiskinan, keterbelakangan, ketimpangan dan pelayanan publik yang akan dimengerti melalui pemahaman atas berbagai pendekatan atas masalah tersebut; dan (3) konsep pelayanan publik dan praktek pelayanan publik yang diterapkan dalam menyelesaikan atau mengurangi persoalan kemiskinan.  

  • Isu-Isu HAM & Demokrasi Kontemporer di Asia Pasifik, SPF 621HD

Mata kuliah ini akan mengajarkan berbagai kasus-kasus pelanggaran dan pelaksanaan hak azasi manusia dalam kontek demokratisasi yang terjadi di regional Asia Pasifik. Pemahaman dan analisis masing-masing kasus akan diletakkan pada konteks sosial, budaya dan ekonomi-politik di masing¬masing Negara di regional tersebut. Perspektif perbandingan dan kajian kritis dari pelaksanaan demokrasi yang berbasis hak azasi manusia dari masing-masing kasus merupakan focus dari diskusi dan analisis yang akan ditawarkan kepada mahasiswa.  

  • Norma-Norma dan Mekanisme HAM, SPF 622HD

Mata kuliah ini menawarkan wawasan bagi para mahasiswa mengenai norma-norma hak asasi manusia berikut dengan mekanisme implementasinya. Setelah meyelesaikan kuliah ini, mahasiswa diharapkan untuk mampu memahami aplikasi instrumen legal dan lembaga-lembaga hak asasi manusia pada ranah nasional maupun internasional.  

  • Program Magang/Riset di Institusi HAM & Demokrasi, SPF 623HD

Mata kuliah Program Magang/Riset di institusi HAM dan Demokrasi dibutuhkan untuk mengakomodasi kepentingan mahasiswa yang perlu menggali aspek-aspek riil persoalan HAM di Indonesia, seperti aspek kelembagaan HAM (birokrasi, legal, administrasi penanganan HAM), bentuk¬bentuk penanganan kasus-kasus HAM (rekonsiliasi, investigasi, litigasi, dsb), serta bentuk-bentuk pemecahan masalah HAM. Magang diselenggarakan selama dua bulan di institusi rekan MP HARD-SEAS, yang bersentuhan langsung dengan penanganan masalah HAM dan demokratisasi di Indonesia, atau di lembaga-lembaga lain atas permohonan mahasiswa yang telah mendapatkan persetujuan Pengelola. Program magang ini juga diselenggarakan untuk mendukung kebutuhan riset mahasiswa, yaitu untuk mengumpulkan data di institusi HAM dan demokrasi di Indonesia.  

  • HAM & Demokrasi dalam Perspektif Perbandingan, SPF 624HD

Mata kuliah ini mendiskusikan secara kritis pertautan antara hak asasi manusia (HAM) dan demokrasi. Dalam kuliah ini HAM ditempatkan sebagai basis dari prinsip dan praktik demokrasi. Di samping itu, ukuran bagi keberhasilan demokrasi akan dilihat dari sejauh mana nilai-nilai HAM telah dijunjung dan ditegakkan. Melalui perspektif perbandingan diharapkan akan dikenali persamaan dan perbedaan problematika maupun tantangan yang dihadapi oleh pelbagai negara di wilayah Asia dan Pasifik. Selain itu, hendak dilihat peluang bagi kemungkinan kerjasama bagi penegakkan HAM lintas negara mengingat dimensi HAM sendiri yang bersifat universal.  

  • HAM dan Demokratisasi, SPF 625HD

Kuliah ini menjelaskan bahwa perlindungan hak asasi manusia tidak bisa ditawar lagi dalam proses demokratisasi yang menuju demokrasi substansial. Kuliah ini juga memaparkan hubungan antara hak asasi manusia, politik, dan pola-pola pemerintahan yang berbeda. Dalam kuliah ini mahasiswa akan mengidentifikasi relasi yang mengikuti antara tipe-tipe pemerintahan dan penerapan serta penguatan hak asasi manusia, yang berfokus pada kesulitan¬kesulitan yang ditemukan di negara-negara Asia Tenggara. Konsep demokrasi, dalam sejarahnya, terkait erat dengan good governance. Setelah menyelesaikan kuliah, para mahasiswa diharapkan memahami nilai dan penerapan hak asasi manusia untuk memperkuat demokrasi dan untuk memahami peran hak asasi manusia dalam mengamankan good governance di masyarakat dan negara.  

  • Perbandingan Sistem Pemilu

Mata kuliah ini bertujuan untuk membangun kemampuan analitis tentang membedakan model- model sistem pemilu serta implikasinya terhadap proses-proses penyelenggaraan dan pengawasan pemilu. Pada akhir mata kuliah ini peserta diharapkan mampu memahami, menguasai dan membedakan model-model sistem pemilu serta implikasinya terhadap proses-proses penyelenggaraan dan pengawasan pemilu  

  • Organisasi dan Birokrasi Pemilu

Tujuan dari mata kuliah ini ialah untuk menjelaskan pada mahasiswa tentang struktur tugas dan wewenang penyelenggara pemilu, sehingga memiliki kompetensi dalam penyelenggaraan pemilu di indonesia. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa akan memiliki kemampuan sebagai penyelenggara yang potensial dan efektif dalam melaksanakan tugas-tugas penyelenggaraan pemilu.  

  • Asesmen Kualitas Pemilu

Mata kuliah ini mengajak peserta kuliah untuk memahami aspek-aspek dalam asesmen kualitas pemilu, dan menerapkannya dalam pelaksanaan pemilu di Indonesia. Setelah mengikuti mata kuliah ini, peserta kuliah akan memiliki kemampuan untuk merancang dan melakukan asesmen kualitas pemilu di Indonesia, baik pada tingkat nasional maupun lokal, sesuai dengan lingkup yang ditetapkan masing-masing.  

  • Pencegahan dan Penanganan Konflik

Mata kuliah ini bertujuan mengenalkan kepada peserta agar dapat memahami konsep konflik (teori, proses, seni) dan mengetahui penyebab konflik kepemiluan di Indonesia serta bagaimana pencegahan dan penyelesaiannya. Setelah mengikuti perkuliahan ini peserta akan mampu menggunakan konsep dan teori konflik pemilu dalam rangka menjelaskan fenomena-fenomena konflik yang terjadi pada saat persiapan pemilu, proses, hingga pasca pemilu.  

  • Tesis, SPF 700

Tesis adalah karya tulis akademik hasil studi dan/atau penelitian di bidang ilmu politik yang dilakukan secara mandiri oleh mahasiswa dibawah bimbingan dosen pembimbing. Dalam karya tulis ini mahasiswa menyampaikan argumentasi dengan mengacu pada kerangka kajian yang jelas dan menyakinkan serta didasarkan pada data yang memadai.